Di
awal pelajaran tahun 2020/2021 ini, sistem pembelajaran di sekolah dihadapkan
dalam sebuah pandemi Covid-19. Sehingga sangat berpengaruh sekali terhadap
proses belajar mengajar. Sejak awal tahun 2020
hingga saat ini pandemik Covid-19 masih menyebar ke seluruh wilayah Indonesia.
Meskipun sudah melewati beberapa bulan lamanya terhitung sejak awal Maret 2020
hingga saat ini Juli 2020. Sebagaimana yang disampaikan oleh juru bicara
pemerintah untuk penanganan virus corona (Covid-19), Achmad Yurianto bahwasannya
hingga saat ini kasus positif covid-19 terus bertambah mencapai angka lebih
dari 70.000. Artinya, keadan ini masih membutuhkan kesadaran kolektif untuk
tetap waspada dan meminimalisir kegiatan di luar rumah dan membiasakan diri
melakukan kegiatan-kegiatan di rumah (work from home).
Pandemi Covid-19
telah ditetapkan Presiden Republik Indonesia sebagai kedaruratan kesehatan dan
bencana nasional non-alam. Sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan
(Menkes), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), sebagai upaya untuk mencegah
penyebaran Covid-19 serta mengutamakan kesehatan dan keselamatan warga
pendidikan. Setidaknya ratusan ribu sekolah ditutup untuk mencegah penyebaran
Covid-19, sekitar 68 juta siswa melakukan kegiatan belajar dari rumah, serta
sekitar 4 juta guru melakukan kegiatan belajar mengajar di luar sekolah.
Berdasarkan data covid19.go.id (per 3 Agustus 2020), saat ini terdapat sekitar
57% yang berada di dalam zona merah dan zona oranye. Sementara itu, sekitar 43%
yang berada di dalam zona kuning dan zona hijau.
Namun walaupun pandemi Covid-19 masih bergejolak, sekolah sekarang sudah mulai dibuka kembali, para siswa sudah belajar secara tatap muka seperti semula. Namun tetap memperhatikan protokol kesehatan.
Selain sekolah, pelatihan-pelatihan pun sekarang sudah mulai berjalan lagi. Kalau selama ini dilakukan tidak melalui tatap muka secara langsung, misalnya dengan aplikasi zoom. Tetapi sekarang telah dilaksanakan seperti biasa lagi. Dengan tetap menggunakan masker, dan social distancing.
Hari ini tanggal 5 Nopember 2020, dilaksanakan Peltihan Pengembangan Website Sekolah Tahun 2020 di Emilia Hotel Palembang untuk tahap kedua. Semoga peltihan website sekolah hari ini dapat mengatifkan kembali website sekolah di kabupaten Banyuasin sehingga berita-berita terupdate bisa langsung dilihat dari website sekolah masing masing.


Leave a Reply